Petani Mengadakan Syukuran doa sholat Peningkatan Performa Agraria

  • August 11, 2019
  • ubhe96

Warga Bangka Tengah provinsi Bangka Belitung bahagia nikmati Reforma Agraria yang ditunaikan Pemerintah. Kebahagiaan selanjutnya terlihat mengerti terhadap acara syukuran yang ditunaikan di Desa Terentang Tiga terhadap tanggal 7 Agustus 2019 lalu.

Syukuran sebagai ungkapan terimakasih warga dengan mengundang Kakanwil BPN Provinsi Kepulaun Bangka Belitung doa iftitah nu dan jajarannnya yang udah menyertipikatkan lahan- lahan pertanian yang dimiliki warga petani melalui aktivitas redistribusi tanah.

Provinsi Bangka Belitung sama juga dengan aktivitas tambang timah dan sebagian besar lahan yang tersedia digunakan untuk aktivitas tambang, suasana ini berpengaruh terhadap berkurangnya lahan untuk aktivitas budidaya pertanian.

Untuk mengantisipasi sengketa dan konflik pertanahan terutama doa iftitah muhammadiyah penggunaan lahan serta menjamin kepastian hukum hak atas tanah penduduk pelaksanaan Reforma Agraria menjadi suatu kebutuhan.

Program Reforma Agraria yang merupakan prioritas nasional dipercayai merupakan program yang benar-benar pas bagi perjuangan untuk menambah kesejahteraan penduduk terutama petani.

Keberhasilan di sebagian negara di dunia menambah kesejahteraan masyarakatnya melalui Reforma Agraria merupakan acuan bagi pemerintah kami untuk menerapkan program yang serupa di Indonesia.

Pada acara syukuran Reforma yang doa iftitah sholat dilaksanakan, petani Desa Terentang Tiga menyampaikan harapan-harapan mereka diantaranya sehingga tidak hanya mereka yang merasakan program Reforma Agraria, tetapi juga seluruh penduduk di Kepulalaun Bangka Belitung.

Pada kesempatan selanjutnya Kakanwil BPN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Agus Sutanto mengatakan bahwa pelaksanaan Reforma Agraria adalah wujud keberpihakan pemerintah didalam memelihara aset lahan–lahan pertanian penduduk disatu sisi dan di sisi lainnya sedia kan akses reform, yaitu akses bagi penduduk didalam manfaatkan lahan pertanian yang dimiliki.

Penyediaan akses reform ditunaikan oleh sebagian Kementerian Lembaga serta Pemerintah Daerah yang bermuara akhir terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Akses reform bisa berbentuk pencetakan sawah, revitalisasi perkebunan, pembangunan irigasi, macam macam doa iftitah dukungan subsidi pupuk, dukungan alat mesin pertanian, dukungan bibit unggul, pembangunan jalan, jaminan pemesaran hasil pertanian, permodalan serta akses lainnya yang diperlukan masyarakat.

Program Reforma Agraria di didalam wujud sertifikasi redistribusi tanah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung th. 2019 dilaksakanan di seluruh Kabupaten dan Kota sebanyak 25.000 bidang.

Target selanjutnya merupakan target paling besar didalam peristiwa redistribusi tanah di Provinsi Kepulalaun Bangka Belitung.

Di Bangka Belitung sendiri jumlah bidang tanah petani yang bisa diredistrubusikan sebanyak 365.000 bidang.

Artinya kalau program Reforma Agraria ditunaikan secara berkelanjutan dibutukan waktu 14 th. sehingga seluruh lahan-lahan milik petani di Bangka Belitung tersedia sertifikat tanah.

Waktu selanjutnya menurut Kakanwil BPN Provinsi Kepulalaun Bangka Belitung masih bisa dipersingkat kalau target pertahunnya ditingkatkan lagi.

Lebih lanjut juga disampaikan kesiapan bacaan doa iftitah Tim Reforma Agraria yang tersedia di Bangka Belitung untuk bekerja keras dan profesional yang terdiri berasal dari Dr. Firyadi sebagai koordinator aktivitas redistribusi tanah, Iim Rohiman,SH,MH sebagai Koordinator kalau tersedia sengketa konflik dan Adib Fatan, ST. M.Si sebagai koordinator Pengukuran dan Pemetaan.

Untuk kesuksesan program Reforma Agraria di Bangka Belitung Kakanwil BPN benar-benar menghendaki dukungan allahu akbar kabiro wal hamdulillahi kasiro berasal dari seluruh pihak yang terlibat, terutama penduduk petani di Bangka Belitung, sebab tanpa dukungan selanjutnya tidak banyak yang bisa diperbuat BPN.

Acara syukuran Reforma Agraria di Desa Terentang Tiga Kabupaten Bangkaa Tengah diakhiri dengan makan dengan jajaran kanwil BPN Provinsi Kepulalaun Bangka Belitung dengan masyarakat, tentu saja dengan menu andalan di Bangka berbentuk lempah kuning, ikan krisik dan udang goreng.