Belajar harga tv Berkebun harga kulkas dan Bertani dari Jepang

  • October 13, 2017
  • sudrajats

Kegiatan bertani serta berkebun di perkotaan telah jadi sisi dari kehidupan orang-orang Jepang. Mari belajar dari mereka.

Di Indonesia, kegiatan bertani serta berkebun urban alami lonjakan th. lantas, dengan mengembangnya jaringan teman dekat berkebun di kota-kota besar di Tanah Air. Perubahan ini di dukung oleh jaringan media sosial.

Di Jepang, system pertanian urban telah berkembang mulai sejak lama. Raquel Moreno-Peñaranda dalam artikelnya yang berjudul Japan’s urban agriculture : cultivating sustainability and well-being yang diterbitkan di website Kampus PBB menyebutkan, system pertanian urban di Jepang saat ini bahkan juga jadi andalan untuk memasok beberapa produk pertanian yang fresh, sehat serta cepat.

Sepertiga supply beberapa produk pertanian di Jepang datang dari beberapa tempat pertanian di perkotaan. Jumlah petani di perkotaan saat ini bahkan juga menjangkau seperempat dari jumlah petani yang berada di Jepang.

Pertanian urban di Jepang juga lebih produktif di banding dengan pertanian di bebrapa lokasi beda. Menurut data Kementrian Pertanian, Kehutanan serta Perikanan Jepang (MAFF) , pada 2010, produktifitas rata-rata harga kulkas tempat pertanian urban 3% lebih tinggi di banding tempat pertanian nasional.

Dari bagian pendapatan per pertani, pertanian urban juga 2 x lebih untungkan di banding pertanian di dataran tinggi serta 10% lebih untungkan di banding pertanian di pedesaan.

Pertanian perkotaan jadi trend di Ibu Kota Jepang, Tokyo, satu diantara kota terbesar serta paling padat didunia.

Diantara jaringan rel kereta api, berjalan-jalan, gedung-gedung serta jaringan listrik Tokyo, pertanian urban tumbuh serta dapat memasok makanan fresh serta sehat untuk 700. 000 penduduknya.

Apa keunggulan dari pertanian urban di Jepang? Apa rahasia kesuksesan mereka?

Pemerintah Jepang begitu mengerti faedah pertanian urban ini untuk kehidupan sosial serta kelestarian lingkungan, hingga mereka bersungguh-sungguh mengembangkannya.

MAFF mengidentifikasi serta mengambil keputusan lima faedah pertanian urban seperti berikut :

1. Pertanian urban yaitu sumber makanan fresh serta sehat, termasuk juga makanan organik serta rendah kimia, yang saat ini banyak disukai oleh orang-orang. Beberapa produk ini dapat ditanam serta dikonsumsi di perkotaan hasil hubungan kerja pada petani serta masyarakat kota.

2. Pertanian urban memberi peluang untuk masyarakat kota untuk ikut serta dalam kesibukan pertanian baik dengan segera (lewat kegiatan berkebun) serta lewat kegiatan jual beli pada customer serta petani di gerai-gerai product pertanian lokal.

3. Pertanian urban dapat jadi ruangan terbuka, tempat mengungsi, bila berlangsung bencana seperti gempa, kebakaran serta bencana alam yang lain.

4. Tempat pertanian urban dapat juga jadi tempat rekreasi serta ruangan terbuka hijau yang dapat tingkatkan kwalitas hidup serta spiritual keluarga.

5. Pertanian urban dapat jadi fasilitas pendidikan untuk tingkatkan pemahaman atas bebrapa gosip lingkungan, pertanian serta pangan.

Terkecuali ke-5 peranan paling utama diatas, pertanian urban dapat juga membuat kota yang ramah lingkungan. Tempat pertanian urban dapat menaikkan luas tempat resapan air hujan (storm water) dan mendinginkan udara di perkotaan.

Pertanian urban dapat juga memperkaya keanekaragaman hayati dengan memberi ruangan untuk mengembangnya habitat lokal seperti serangga, burung serta lebah.

Jarak yang perlu ditempuh bahan makanan untuk hingga ke tangan customer juga lebih pendek, hingga menghimpit polusi serta menolong menghindar pemanasan global.

Dengan mendesain lingkungan kota demikian rupa hingga dapat mensupport system pertanian di perkotaan, petani tidaklah perlu mengemas product mereka terlalu berlebih serta kirim product mereka ke tempat yang jauh untuk temukan pasar.

Orang-orang Jepang mengetahui rencana “satoyama” serta “satoumi”. Dua rencana ini disimpulkan jadi seni yang dinamis untuk mengelola system sosial serta ekologis menuju terwujudnya ekosistem yang dapat tingkatkan kwalitas hidup manusia.

Walaupun awal mulanya diaplikasikan untuk konteks pedesaan, ke-2 rencana itu dapat juga diadopsi oleh lingkungan perkotaan.

Contoh, “lahan satoyama” di pinggir kota, dapat jadi harga tv pusat produksi pertanian sekalian jadi pusat produksi daya serta budaya untuk memulihkan ekonomi orang-orang.

Dalam satu tahun lebih paling akhir ketertarikan orang-orang atas system pertanian urban selalu bertambah.

Berdasar pada survey MAFF, lebih dari 85% masyarakat Tokyo menginginkan kota mereka mempunyai tempat pertanian manfaat menanggung supply makanan fresh sekalian ruangan terbuka hijau untuk orang-orang.

System “Taiken Nouen” dimana masyarakat bekerja bersama segera dengan petani dalam beragam kesibukan, serta “Shimin Nouen”, kesibukan berkebun komune (allotment gardens), yaitu dua system yang paling popular di Jepang.

Menurut MAFF, jumlah tempat berkebun komune di lokasi perkotaan naik 67% pada 2010. Keinginan atas tempat berkebun komune juga 30% lebih tinggi di banding keinginan tempat berkebun nasional. Bahkan juga di kota-kota industri seperti Kawasaki serta Nagoya, keinginan melonjak 300% jauh melampaui ketersediaan tempat.

Semuanya trend ini searah dengan tumbuhan ekonomi hijau, ekonomi yang ramah alam. Didunia yang selalu dirundung urbanisasi, kota bertindak perlu untuk wujudkan rencana ekonomi hijau yang saat ini jadi ujung tombak system pembangunan yang berkepanjangan.