Langkah Jitu Budidaya Mentimun Organik

  • August 09, 2017
  • Nisa

Persiapan Lahan. Pertama, lakukan pembajakan tanah, bisa dilakukan dengan tenaga manusia, hewan atau mesin bajak dengan kedalaman sekitar  25-30 cm. Kemudian siapkan pupuk kandang atau lebih baik siapkan bokashi  sebanyak 2-3 ton per ha, dolomite sebanyak 1 ton per ha. (dolomite bisa diganti dengan kapur halus). Sterilkan lahan dari hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida, insektisida dan fungisida berbasis organik. Diamkan/biarkan selama 3 hari

Langkah selanjutnya adalah membuat bedengan/leleran dengan lebar 1 m dan tinggi 30 cm, jarak antar bedengan 30 cm. Campurkan beberapa bahan yaitu: probiotik 1 liter + Trichoderma 1 Liter + PGPR 1 liter + air 50 liter, niat puasa tarwiyah dan arafah lalu campuran tersebut  kocor ke dalam bedengan dengan komposisi 1 liter untuk 1m2, lalu tutup dengan mulsa hitam perak dan biarkan selama 14 hari. Jangan lupa, lubangi mulsa dengan diameter 10 cm untuk penanaman benih dengan jarak   40 cm satu baris dan jarak antar baris 60 cm.

Persiapan Benih. Dalam mempersiapkan benih mentimun, ada baiknya Anda memerhatikan hal berikut ini :

    Pilihlah benih yang bervarietas F1 /unggulan, bisa didapatkan di toko-toko pertanian
    Lalu rendam benih dalam air hangat selama 3-5 menit, kemudian tiriskan
    Lalu rendam dengan larutan pestisida dan ungisida organik selama 1-3 menit, dengan perbandingan 1 : 15 liter air, kemudian tiriskan
    Buatlah larutan yang terdiri dari probiotik tanaman + PGPR /POC+MOL+ZPT + air  dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1 : 50, selama 30 menit
    Peram benih selama 12-24 jam sampai keluar kecambah/tunas

Penanaman. Proses penanaman benih mentimun ini, tahapannya adalah sebagai berikut :

    Masukan benih yang sudah bertunas ke dalam lubang dalam bedengan dengan kedalaman 2-3 cm
    Setelah 5 hari tanam buat lenjer/turus dari bambu untuk mendapatkan buah yang baik, sebaiknya pasang satu lenjer bambu untuk setiap lubang tanam lalu ikatkan setiap empat lenjer bambu pada ujung atasnya. Bantu tanaman untuk melilit atau memanjat pada bambu tersebut.
    7 hari setelah tanam siram dengan probiotik tanaman 1 liter + POC vegetatif dosis 1 liter + air 150 liter
    14 hari setelah tanam siram dengan probiotik tanaman 1 liter + POC vegetatif dosis 1 liter + air 150 liter
    21 hari setelah tanam semprot rata dengan larutan pestisida, insektisida, fungisida organik dengan dosis 1 liter + 14 liter air
    28, 35 hari setelah tanam perlakukan sama dengan 7 hari setelah tanam
    Pada minggu berikutnya sama dengan perlakukan pada hari 21 hst, begitu sterusnya
    Setelah tanaman mentimun pada masa berbunga ganti POC Vegetatif dengan POC Generatif
    Lakukan pemangkasan jika daun terlalu lebat

Pengendalian Hama dan Penyakit. Beberapa penyakit dan hama yang menyerang mentimu diantaranya dikenal dengan istilah cacantal atau oteng-oteng. Hama ini menyerang daun dan bisa menyebabkan kematian pada tanaman. Selain itu, hama yang kerap menyerang mentimun adalah ulat tanah. Hama ini biasanya menyerang batang yang menjadi pangkal keluarnya daun atau buah. Kedua hama ini bisa dikendalikan dengan menggunakan biopestisida yang terbuat dari ekstrak kipait dan gadung yang dicampur dengan air kencing kelinci.

Penyakit yang menyerang budidaya mentimun adalah busuk daun, tepung putih, antraknosa, bercak daun dan busuk buah. Penyakit ini bisa dikendalikan secara kultur teknis berupa rotasi tanaman dan pembuangan bagian tanaman yang terkena penyakit.