Iklan Terkini

Panen Padi di Sleman,

Mendukung sctv s ...

Terganjal Kementerian Pertanian,

ITS Ciptakan Mesin Pengering Hasil Pertanian Streaming Trans 7

  • August 06, 2017
  • adelia

 

Ke-5 mahasiswa Departemen Tehnik Fisika yang menggagas alat ini yaitu Achmad Syarif Hidayat, Akhmad Ibnu Hija, Indra Yogi Prayuga, Sapto Wahyu Sudrajat, serta Windy Rizqia Arsy datang dari Departemen Tehnik Fisika.

“Dalam pengoperasiannya, penyusunan suhu serta kelembaman antarjenis tanaman berbeda karenanya alat ditata dengan spesial untuk type tanaman spesifik, ” kata ketua tim Achmad Syarif Hidayat.

" Seperti, cabai cuma bisa dipanaskan pada suhu 60 derajat celcius. Data itu sudah tersimpan pada smartphone yang sudah tehubung dengan bluetooth. Dari aplikasi yang sudah disiapkan, pemakai cukup menjalankan sesuai sama type tanaman serta suhu yang dikehendaki, " tuturnya.

Ia memberikan, apabila pengering konvensional trans 7 streaming  memerlukan saat lima sampai tujuh hari, sedang H-FLORY dapat mengeringkan sampai delapan kg product kurun waktu 12 jam.

Menurutnya, alat ini irit daya karna alat ini cuma membutuhkan 1, 5 kg gas untuk mensuplai api.

" Alat kami diperlengkapi dengan kotak kontrol yang bisa memantau suhu serta kelembapan di dalamnya, " katanya.

Ia menyebutkan alat itu bisa mengalirkan panas dengan rata walau mempunyai bentuk rack bersusun dengan dimensi 50x50x50 cm. Design itu bisa memberi kwalitas yang sama pada semuanya tingkatan.

Sampai kini, petani di Indonesia memakai cara pengeringan dengan konvensional hingga masih tetap terhalang iklim serta cuaca.