Disukai Orang Kaya, Pertanian Diyakini Jadi Penggerak Ekonomi RI

  • August 01, 2017
  • ziesky

Pertanian dinilai mau jadi bidang yang bisa berperan terbesar pada perkembangan ekonomi Indonesia. Hal semacam ini mengingat bidang ini bisa menyerap sampai beberapa ratus juta tenaga kerja.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Hari Priyono mengemukakan, bidang pertanian sampai kini bisa memberikan konsistensinya. ?Sektor ini bisa selalu tumbuh positif biarpun dalam keadaan krisis ekonomi.

" Dalam kurun saat perjalanan Indonesia, kita alami kondisi krisis serta urgent. Saat bidang beda tumbuh negatif, pertanian senantiasa tumbuh positif. Tapi dari niat puasa arafah pengalaman kita, belum juga dapat optimis kalau pertanian penggerak ekonomi nasional. Kita masih tetap bertumpu pada bidang beda untuk tumbuhkan ekonomi, " tutur dia di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Meski sekian, lanjut Hari, pihaknya percaya bila kedepannya pertanian dapat jadi motor paling utama penggerak ekonomi nasional. Sampai sekarang ini, pertanian bisa menyerap 100 juta tenaga kerja.

" Kita mesti percaya pertanian bisa saja tumpuan penggerak ekonomi. Beberapa orang kaya mana (di Indonesia) yg tidak punyai usaha di bidang pertanian. Di bagian beda, ada kira-kira 100 juta jiwa orang-orang Indonesia pada bidang ini. Meski bidang yang seakan termarjinalkan, namun petani kita kuat. Mereka tidak sekolah, namun dapat sediakan pangan untuk Indonesia, " terang dia.

Diluar itu, petani Indonesia bisa mengungguli petani Thailand dalam soal produksi padi. Saat ini, rata-rata produksi padi Indonesia sudah menjangkau 5, 5 ton per hektare (ha), sedang Thailand masih tetap kira-kira 3-4 ton per ha.

? " Saat ini padi kita rata-rata 5, 5 ton per ha, Thailand 3-4 ton per ha, yang tuturnya senantiasa mereka semakin maju dari kita, " tandas dia.