Usaha Pertanian yang Bisa Dikelola di Rumah Sendiri

  • October 28, 2019
  • petanihandal

1. Usaha Pertanian Tanaman Organik dengan Hidroponik

Tanaman organik hidroponik adalah tanaman yang dibudidaya tanpa memanfaatkan tanah sebagai media lahannya, melainkan dengan air, pasir, maupun kerikil. Jenis tanaman yang ditanam dengan cara ini memang sedang populer sebab dianggap lebih alami atau organik dan tidak mengandung pestisida.

Peluang usaha untuk tanaman ini pun jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tanaman yang ditanam dengan cara konvensional, sebab di lahan sempit pun kita masih bisa menanamnya.

Nah, jika berminat dengan usaha pertanian satu ini, berikut adalah estimasi modal yang harus disiapkan apabila kita menggunakan metode NFT atau metode dengan akar tanaman terendam dalam air yang berisi larutan nutrisi.

Estimasi Modal : Pompa Air Rp1,5 juta + Tendon Air Rp2 juta + Pipa PVC Rp250 ribu + Selang Rp150 ribu + Bak Nutrisi Rp100 ribu + Bibit Tanaman Rp900 ribu + Vitamin Rp400 ribu + Pupuk Rp1 juta + Obat-obatan Rp850 ribu + Peralatan Lainnya Rp300 ribu = Total Rp7,450 juta

 

2. Usaha Pertanian Konvensional Cabai Rawit

Jika tidak ingin usaha tanaman organik dengan hidroponik, kita juga bisa kok membuka usaha tanaman dengan cara konvensional. Cara ini memang lebih familier bagi kita dan modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar.

Salah satu jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dan memberikan banyak keuntungan adalah cabai rawit. Sebab harga jual cabai rawit dapat dikatakan sangat tinggi di pasaran. Nah, estimasi modal untuk usaha pertanian ini adalah sebagai berikut.

Estimasi Modal : Bibit Cabai Rp250 ribu + Cangkul Rp100 ribu + Selang Rp150 ribu + Mesin Semprot Rp300 ribu + Timba dan Terpal Rp175 ribu + Timbangan Rp150 ribu + Vitamin 400 ribu + Pupuk Rp1 juta + Obat-obatan Rp850 ribu + Lainnya Rp300 ribu = Total Rp3,675 juta

 

3. Usaha Tanaman Hias

Sejak dulu usaha tanaman hias masih menjadi  usaha pertanian yang menghasilkan keuntungan cukup besar. MIsalnya, usaha tanaman bonsai yang bisa dihargai hingga puluhan juta tergantung keunikan yang dimilikinya. Apalagi target pasar yang berupa rumah tangga, pendekor ruang, dan pengusaha rumahan bisa memberikan kita banyak keuntungan.

Estimasi Modal : Pompa Air Rp2 juta + Pot Bunga Rp300 ribu + Rak Bunga Rp1 juta + Wadah dan Selang Rp400 ribu + Timba dan Terpal Rp175 ribu + Gunting Rp50 ribu + Cangkul Rp150 ribu + Sekop dan Pisau Rp300 ribu + Benih Tanaman Rp5 juta + Vitamin dan Vaksin Rp1,5 juta + Obat Semprot Hama Rp700 ribu + Lainnya Rp300 ribu = Total Rp11,875 juta

 

4. Usaha Pertanian Tanaman Rempah-Rempah

Sebagai negara yang kaya akan rempah-rempah dan hampir seluruh resep masakan rumahan Indonesia menggunakannya sebagai penambah rasa. Tentu peluang usaha ini sayang jika dilewatkan. Apalagi jenis rempah yang ada di Indonesia sangatlah banyak, mulai dari jahe, kunyit, cengkeh, pala, dan masih banyak lagi. Target pasarnya pun besar dari industri rumah tangga hingga restoran ternama.

Estimasi Modal :  Pompa Air Rp2 juta + Media Tanam dan Kompos Rp1,5 juta + Pupuk NPK Rp1 juta + Bibit-Bibitan Rp2 juta + Cangkul Rp150 ribu + Sekop dan Pisau Rp300 ribu + Karung Rp500 ribu + Lainnya Rp300 ribu = Total Rp7,750 juta

 

5. Usaha Jual Bibit Tanaman

Jika pekarangan rumah yang dimiliki tidak memiliki area lahan yang luas, maka usaha pembibitan tanaman bisa dijadikan pilihan yang menguntungkan. Sebab bibit tanaman tidak memerlukan lahan yang besar, hanya butuh tanah dalam polybag dan bibit pun siap diproduksi. Selain tidak membutuhkan lahan yang besar, beberapa bibit seperti bibit pohon jati, cendana, cengkeh, dan bibit-bibit langka lainnya bisa dijual dengan harga yang tinggi lho. Tapi perlu diingat ya bahwa usaha bibit ini membutuhkan ekstra kesabaran dan ketelatenan agar bibit yang dihasilkan tetap berkualitas.

Estimasi Modal : Pompa Air Rp2 juta + Kompos Rp500 juta + Plastik Polybag Hitam Rp700 ribu + Bibit-Bibitan Rp2 juta+ Sekop dan Pisau Rp300 ribu + Botol Pengemas Bibit 300 ribu + Kapas dan Karet Gelang untuk Penutup Rp90 ribu + Lainnya Rp300 ribu = Total Rp5,890 juta

 

6. Usaha Jual Pupuk Tanaman

Setiap pengusaha pertanian tentu membutuhkan pupuk sebagai penyubur tanaman mereka. Semakin usaha mereka berkembang maka kebutuhan pupuk pun akan semakin meningkat. Nah, peluang usaha berjualan pupuk ini pun menjadi sebuah hal yang menjanjikan. Sebab tingkat keuntungan yang dimilikinya tinggi dan risiko rugi pun rendah. 

Estimasi Modal : 5 Karung Pupuk Kandang Rp80 ribu + 5 Karung Pupuk Kompos Rp150 ribu + 5 Karung Pupuk Urea Bersubsidi Rp115 ribu + 5 Karung Pupuk NPK Rp400 ribu + Etalase dan Rak Rp2 juta + Alat dan Perlengkapan Lainnya Rp1 juta + Promosi Rp1 juta = Total Rp4,745 juta

 

Dengan demikian itulah enam jenis usaha pertanian yang bisa kita coba. Namun, selain memproduksi atau menjual langsung produk pertanian, kita juga bisa menjadi penyedia jasa ekspor impor produk pertanian sebagaimana masih banyak para petani yang merasa kebingungan memasarkan produk pertanian mereka.

Jangan lupa juga ketika memutuskan untuk membuka sebuah usaha, kita harus tetap menjaga kesehatan diri sebagai bentuk dedikasi terhadap produk tanaman yang sehat. Pastikan anda sudah memilih asuransi kesehatan keluarga terbaik disini : lifepal.co.id/asuransi/kesehatan-keluarga