Iklan Terkini

Mencapai Sukses Internet Marketing Berkat Artikel ...

Petani Mengadakan Syukuran

Presiden Minta Petani

Sholat Subuh dan Isya Ditinggalkan Orang Munafik

  • August 11, 2019
  • ubhe96

Orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuhnya selalu dilupakan. Seandanyainya mereka menyadari keutamaan ini tentu mereka tidak dapat ulang bersama dengan sengaja meninggalkannya. Semua orang sudah tentu tidak menginginkan menjadi seseorang yang munafik.

Ciri orang munafik diantaranya kecuali ia berkata maka ia berdusta dan berkhianat, kecuali ia berjanji maka ia berdusta. Seperti yang diterangkan di dalam hadits :

“Tanda orang-orang munafik itu tersedia tiga keadaan. Pertama, seumpama berkata-kata ia berdusta. Kedua, seumpama berjanji ia mengingkari. Ketiga, seumpama diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya”. (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).

Orang seperti ini amat beresiko bagi seorang muslim dan wajib diwaspadai. Salah satu langkah yang dilaksanakan untuk mendeteksi orang itu munafik atau bukan dapat kami ketahui dari shalat subuh dan shalat isya-nya. Mengapa Orang Seperti Ini Disebut "Munafik" Dalam sebuah riwayat hadist yang ditulis oleh Bukhori dan Muslim dijelaskan bahwa Rosul bersabda bahwa,

“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan sholat subuh. Sekiranya mereka menyadari apa yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka dapat datang ke keduanya (berjamaah di masjid) samasekali bersama dengan merangkak”.

Sebagai seorang muslim yang baik tentu amat mencermati betul hadits ini, perihal pentingnya shalat Isya dan Subuh, apalagi seumpama dilaksanakan secara berjamaah. Keutamaan Shalat Isya' dan Shalat Subuh Berjamaah. Bayangkan saja kecuali tersedia sebuah informasi, bahwasanya barangsiapa yang shalat subuh berjamaah di Masjid dapat mendapatkan uang Rp. 1 Juta.

Kira-kira apa yang dapat dilaksanakan orang-orang yang punyai akal sehat, apakah mereka dapat membiarkan dan menyia-nyiakan kesempatan seperti ini Sekarang maka kami tanyakan terhadap diri kami sendiri, sudah berapa besar kepercayaan kami kepada allah bersama dengan janjinya, ulang ulang terhadap hadits diatas perihal hal. 

"Sekiranya mereka menyadari apa yang terdapat didalamnya (sholat isya dan Subuh) niscaya mereka dapat datang ke keduanya samasekali bersama dengan merangkak"

Jika saja sebab uang Rp. 1 juta yang dijanjikan untuk kami yang berjamaah Isya dan Subuh, kemudian bagaimana kecuali terlambat bangun ataupun bersama dengan tidak sengaja terlupa.  Tentu kerugian yang amat besar manakala meninggalkannya, padahal yang allah janjikan tentu dapat melebihi dari Rp. 1 juta seperti yang kami andaikan, apalagi melebihi dari yang tidak pernah kami bayangkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

???? ?????? ?????????? ??? ????????? ???????????? ????? ?????? ????????? ?????? ?????? ????????? ??? ????????? ???????????? ?????? ????????? ???????

“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia sudah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia sudah shalat semua malamnya.” (HR. Muslim no. 656)

Jika aku boleh bertanya, siapakah di pada kami yg dapat shalat setengah malam tetap menerus tanpa pernah batal wudhu’..? Jika tidak mampu, mengapa malas mengejar shalat Isya’ secara berjamaah..? apakah kamu kira Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebatas omong kosong atas sabda2nya..?