Tips Cara Menanam Sayuran Coriander Menggunakan Powergen

  • September 30, 2018
  • 260496

kalau kamu suka denga bertanam, maka besar kemungkinan kamu juga suka dengan hidroponik. Hidroponik sebetulnya memang terdapat kaitannya dengan kegemaran bertanam. Hidroponik tersebut sendiri adalahsalah satu sistem bercocok tanam yang lebih mengandalkan kekuatan air.

Meskipun nama sistem penanaman ini tidak banyak berbeda, tetapi pada prinsipnya sistem penanaman hidroponik ini tidak jauh bertolak belakang dengan sistem penanaman tumbuhan pada umumnya. Kita tahu ada tidak sedikit sistem penanaman laksana sistem organik, aquaponik, dan muncullah nama hidroponik ini. Sistem hidroponik ini dapat dilakukan guna menanam sekian banyak  jenis sayuran bila penanam hidroponik itu memang suka dengan tumbuhan yang ditanamnya.

Bertanam sayuran memang tidak terdapat habisnya, laksana halnya bertanam hidroponik ini. Penanam hidroponik boleh menempatkan tanaman apa saja yang ia sukai dalam bertanam hidroponik ini. nama bayi perempuan unik Namun, pada lazimnya sistem hidroponik ini dimanfaatkan di indonesia guna menanam sekian banyak  jenis sayuran. Adapun jenis sayuran yang ditanam itu juga pelbagai mulai dari sayuran seledri, lettuce, kangkung sampai sayuran coriander.

Sebenarnya sistem penanaman hidroponik ini tidak hanya dapat digunakan untuk menempatkan sayuran saja. Tetapi, sebab menanam sayuran dengan sistem hidroponik ini terbukti praktis, maka pemanfaatan sistem hidroponik ini beberapa besar masih dipakai untuk menanam sekian banyak  jenis sayuran tersebut. Untuk mereka yang suka dengan sayuran, maka mengupayakan bertanam hidroponik ini sesuai untuk dilakukan.

Sistem yang dipakai untuk bertanam hidroponik juga sebenarnya pun ada sejumlah pilihan cocok dengan minat dari penanam tersebut sendiri. Adapun sistem hidroponik itu diantaranya ialah sistem wick, powergen, nft, dft, dan sistem lainnya. Biasanya orang memilih sistem hidroponik itu disesuaikan dengan jenis sayuran yang bakal ditanam. nama bayi perempuan arab Untuk menempatkan sayuran coriander ini, sesuai ditanam dengan sistem hidroponik salah satunya ialah sistem powergen. Sistem powergen ini bisa ditanam dengan gampang di depan lokasi tinggal dan tidak memerlukan lahan yang luas. Adapun powergen ini pun mudah dipindah kemana-mana sebab bobotnya yang ringan. Berikut ini ialah langkah-langkah guna bertanam sayuran coriander memakai powergen.

Seperti pada sistem penanaman pada umumnya, tahapan kesatu dibuka dengan penyemaian embrio sayuran coriander.
Sebelum menyemai, siapkan terlebih dahlu rockwool yang diairi hingga lembab, lalu bikin lubang tanam di rockwool tersebut.
Buka kemasan embrio sayuran coriander, unsur rimba kemudian letakkan embrio tersebut di lubang tanam yang sudah siap.
Tutup semaian memakai penutup berwarna gelap dan tunggu sampai semaian pecah benih.

Setelah semaian pecah benih, langsung kenakan embrio ke sinar matahari supaya tanaman bisa tumbuh dengan lancar.
Larutkan nutrisi yang berada pada paket powergen memakai air secukupnya. Adapun kepekatan nutrisi yang dipakai untuk menempatkan sayuran coriander memakai powergen ini ialah di kisaran 700-1120 ppm.
Masukkan larutan nutrisi itu ke pot powergen yang sudah berada dalam satu paket powergen tersebut.
Letakkan nepot diatas pot powergen kemudian isi netpot tersebut memakai hidroton.

Untuk tumbuhan coriander yang telah siap pindah tanam dan mempunyai daun sejati, langsung pindahkan tumbuhan tersebut ke netpot pada powergen bersamaan dengan rockwoolnya.
Setelah tanaman sukses pindah tanam, maka sayuran coriander itu siap guna tumbuh dengan baik di sistem hidroponik powergen.
Diatas ialah langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menempatkan sayuran coriander memakai sistem hidroponik powergen. Ada baiknya guna merawat sayuran coriander yang ditanam di sistem hidroponik coriander ini dilaksanakan di lokasi yang terpapar sinar matahari supaya tanaman dapat tumbuh dengan optimal.