Sejahterakan Petani, yalla shoot Kang Hasan Dukung Digitalisasi Pertanian Jokowi

  • June 12, 2018
  • Nicken

Calon Gubernur Jawa Barat, Tb Hasanuddin (Kang Hasan) mengatakan pihaknya siap mendukung penerapan Digitalisasi Pertanian  di seluruh wilayah Jawa Barat yang sebelumnya digulirkan Presiden RI Joko Widodo.

Hal itu dilakukan mengingat, Jawa Barat memiliki potensi pertanian yang cukup baik. Selain itu, sebagai pilar ketahanan pangan nasional, peran petani sangat penting untuk menunjang kebutuhan pangan masyarakat. Namun, kesejahteraan petani yang masih jadi persoalan, membuat para petani semakin sulit untuk berkembang.

"Perkembangan teknologi harus kita manfaatkan di segala yalla shoot bidang termasuk pertanian,"kata Kang Hasan, Senin (11/6/2018).

Purnawirawan Jendral TNI AD itu menjelaskan melalui digitalisasi pertanian, mampu meningkatkan kesejahteraan para petani di tanah Pasundan, serta mewujudkan kedaulatan pangan daerah Jawa Barat.

"Digitalisasi Pertanian ini akan menjawab persoalan petani, karena pemerintah hadir disitu mulai dari pra tanam, masa tanam, hingga hasil panen," ungkapnya.

Mantan Komisi Satu DPR RI itu mengungkapkan Pasangan Hasanuddin Anton Amanah (Hasananah) berkomitmen membela  petani.  

Petani akan terus diberikan pembinaan dan pelatihan untuk menumbuhkan kewirausahaan tani. Sehingga, para petani mampu mewujudkan kemandirian ekonomi dari hasil taninya.

"Komitmen saya, petani juga harus mampu berwirausaha, kita berikan pelatihannya, modalnya hingga pemasarannya," ujarnya.

Seperti diketahui, Digitalisasi Sistem Pertanian merupakan program pemerintah pusat yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, pada Kamis, 7 Juni lalu. Peresmian tersebut juga dibarengi dengan program Wirausaha Tani.

Keduanya dikembangkan dalam bentuk sebuah perseroan, yaitu PT Mitra Bumdes Bersama (MBB), yang berada dibawah pembinaan perusahaan-perusahaan BUMN.

Sembilan kabupaten di Jawa Barat dipilih untuk pengembangan program tersebut, sebagai perintis kawasan kewirausahaan pertanian. Kesembilan daerah tersebut, Diantaranya, Kabupaten Indramayu, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Majalengka, dan Kabupaten Tasikmalaya.