Iklan Terkini

Penjualan Hasil Tani Menggunakanan Smartphone Idam ...

Jual Cabe Pelangi Murah 082133374742

Hutomo Mandala

Petani Pun Butuh live streaming Aplikasi

  • February 07, 2018
  • firman

 Food and Agriculture Organization (FAO) sempat buat topik besar pada hari pangan sedunia dengan slogan " iklim tengah beralih, sumber makanan serta pertanian harus juga beralih ". Tetapi, ada yang masih tetap kurang komplit pada slogan itu, tehnologi juga butuh beralih di dalam keperluan pangan lebih kurang 7, 6 miliar masyarakat di Bumi.

Untuk berikan makan jumlah manusia sejumlah itu, beberapa petani didunia mesti tingkatkan produksi sampai 60 % supaya dapat menyeimbangi keperluan manusia pada pangan yang selalu jadi bertambah. Jawabannya harus yaitu tehnologi. Dekade lantas ada arti precision agriculture (PA), satu arti untuk mengatakan tehnik yang menolong mengelola pertanian dengan lebih efektif serta maksimal.

A. Bongiovanni, peneliti pada Nasional Institute for Agricultural Technology, dalam tulisannya berjudul “Precision Agriculture and Sustainability (2004) ” menyebutkan kalau PA pada umumnya bisa digunakan terlebih untuk memaksimalkan pemakaian pupuk, benih, bahan kimia, sampai pemakaian lahan pertanian. PA menolong dunia pertanian memakai pengetahuan atau tehnologi khusus.

Bacalah juga : Di Mana Undang-Undang Waktu Beberapa Petani Disikat Aparat?


Satu diantara implementasi PA yaitu rencana bernama site-specific management (SSM). SSM yaitu pengelolaan tanaman pertanian pada taraf yang lebih kecil di banding biasanya. SSM memakai bermacam sensor, penginderaan jauh, ataupun tehnologi beda untuk mensupport pertanian. Ini terlebih bermanfaat untuk “melakukan aksi yang benar, pada tempat yang pas, serta di saat yang baik. ”

Bentuk riil dari SSM salah nya ialah FarmBot, alat mesin pertanian yang terbagi dalam robot yang bisa bergerak sesuai sama koordinat yang didapatkan, diperlengkapi dengan dengan user interface serupa video game untuk memastikan tanaman serta tempat tanam, serta data pertanian untuk memaksimalkan pertanian.

Piranti serta system ini diperkembang dengan open source live streaming  oleh Rory Aronson dari California Polytechnic State University. FarmBot saat ini ada dalam dua type. Genesis, yang dapat dipakai untuk memaksimalkan pertanian dalam bagian seluas 1, 4 mtr. x 2, 9 mtr.. Serta Genesis XL yang dapat dipakai dalam bagian seluas 2, 9 mtr. x 5, 9 mtr..

FarmBot di ciptakan Aronson karna terasa mesin traktor berteknologi computer vision sangat mahal. Harga nya menjangkau $1 juta. Diluar itu, efisiensi traktor itu kurang baik. Harga FarmBot Genesis XL cuma di jual seharga $3. 595.

“Model pertama (FarmBot) juga akan ditargetkan pada mereka ‘geeky gardener’, seorang yang senantiasa menginginkan berkebun tapi mungkin saja mereka kurang menyiramnya serta mereka menginginkan (ada) mainan yang bisa menolong mereka, ” ucap Aronson diambil dari Wired.