Iklan Terkini

DPR Garap RUU untuk Cegah Alih Fungsi Lahan Pertan ...

Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian: stok beras nas ...

Lahan

Kementan Kejar Swasembada Pangan dengan Pertanian Digital

  • January 12, 2018
  • asepberele

Pada peluang ini, Suwandi menuturkan penghargaan yang dicapai Kementan ini adalah hasil dari prinsip untuk bangun satu data satu peta dengan menerbitkan regulasi, bangun infrastruktur TIK dengan besar-besaran, penambahan kemampuan SDM, perancangan program TIK, pengorganisasian, eksekusi, serta pelajari.

Begitu, pengelolaan pembangunan pertanian udah mengaplikasikan IT serta pertanian digital mensupport serta mepercepat perolehan tujuan swasembada pangan serta kesejahteraan petani.

Beberapa terobosan yang sudah ditunaikan Kementan tingkatkan TIK yaitu mulai sejak 2016 Kementan sudah tingkatkan infrastruktur TIK dengan kemampuan serta kecepatan 3 kali lipat dibanding 2015. Sekalian ditunaikan dengan penguatan hardware, software serta brainware.

" Akhirnya, pada 2015 sistim manajemen money and material masih tetap berdiri dengan sendiri serta parsial di ubah jadi terintegrasi mulai 2016. Misalnya lewat e-personal semuanya data kepegawaian, absensi, kemampuan harga blender pegawai, keuangan, aset, persuratan tersimpan dengan terpadu serta terintegrasi. Tiap-tiap pegawai bisa terhubung situs dengan sistem Single Sign On (SSO), " ungkap Suwandi dalam info tertulis dari Kementan, hari ini.

Plt Kepala Biro Humas serta Kabar Umum Kementan itu lantas memaparkan implementasi TIK yang tidak kalah menarik yaitu Kementan kapan lantas dapat menyadari jumlah luas tanam serta luas panen padi, jagung, cabai, serta bawang merah semua Indonesia. Hingga, kalau hari ini petani di satu kecamatan tanam padi, sorenya udah terlaporkan di Jakarta.

Diluar itu terkontrol juga setiap waktu jumlah sapi yang di Inseminasi Buatan (IB) di semuanya daerah.

" Khusus untuk monitor fase pertanaman padi semua Indonesia ditunaikan dengan memakai technologi satelit LAPAN, wilayahnya ada tanam serta panen bersama titik koordinatnya dapat terkontrol, " ungkapnya.

Terobosan Kementan bagian TIK lantas tampak dari pengembangan pemasaran komoditas pangan pokok dengan on-line monitoring harga product pertanian.

" Bahkan juga memantau kabar berita perihal pertanian lantas sudah ditunaikan dengan on-line, baik media elektronik ataupun bikin, " tutur Suwandi.  

Ketua Penyelengara TOP IT 2017 yang Pemimpin Redaksi Majalah Itech M Lutfi Handayani mengatakan penilaian serta pemilihan pemenang ditunaikan berdasar pada jawaban quesioner serta wawancara penjurian dan hasil penelitian di lembaga pemerintah serta swasta. Ketentuan pemenang ditunaikan dengan obyektif oleh dewan juri yang kredibel.

" Penghargaan yang didapatkan pada pemenang ini yaitu penghargaan teratas bagian IT di Indonesia. Sebab berhasil implementasikan TIK hingga terwujud pengelolaan manajemen lebih edisien, efisien, profesional, serta berdaya saing tinggi dan mendorong perkembangan ekonomi nasiona, " sebutnya.