200 Siswa SD di Surabaya Terima Bibit Tanaman Langka dari Program Intiland Teduh

  • January 12, 2018
  • rudianas

 PT Intiland Development Tbk lewat Program Intiland Teduh lakukan tindakan kampanye perduli lingkungan sehat pada siswa SDN Kenjeran, Bulak, Surabaya dengan membagi - berikan 200 bibit tanaman gratis.

Head of Corporate Human Capital PT Intiland Grande, anak usaha PT Intiland Development Tbk, Anita Dwi Kurnia menyebutkan kalau aktivitas pohon sekolah ini adalah sisi dari program Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social Resnponsibilty-CSR) pada lingkungan sekolah.

" Pohon sekolah yaitu program di mana kita ingin mengajak anak - anak bangku sekolah basic (SD) perduli dengan sekitar lingkungan sekolah atau mungkin saja agen lingkungan dirumah serta rekannya, " kata Anita Dwi Kurnia, dalam launching yang diantar, Minggu (17/12/2017).

Terlebih dulu, pihaknya juga telah membuat acara workshop lingkungan di dua sekolah basic, yaitu SDN Wiyung serta SD Madrasah di daerah Lontar.

" Terlebih dulu, kami ada juga workshop di dua sekolah basic. Yaitu SDN Wiyung serta SD Madrasah di Lontar, " katanya.

Pada saat itu, Intiland membagikan 200 bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan sekolah serta untuk di bawa pulang ke tempat tinggal untuk ditanam. Menariknya, semuanya tanaman itu memiliki nama sesuai sama nama jalan - jalan atau kampung di Surabaya.

" Misalnya pohon Nyamplungan atau pohon Putat. Serta itu otomatis mengedukasi mereka (siswa SD), " tutur Anita.

Dia sendiri mengakui baru kesempatan ini tahu bila ada tanaman harga hp lava seperti nama jalan - jalan atau kampung di kota Pahlawan ini. Seperti yang baru saja diserahkan yaitu type pohon Nyamplungan. Menurut orang Surabaya, Nyamplungan jadi ikon kampung di Surabaya.

" Nyatanya, Nyamplungan itu satu diantara kampung ikon Surabaya, " ucap Anita.

Karna ini program yang pertama kalinya serta begitu bagus muatan edukasinya, mudah-mudahan ke depan program ini dapat digelindingkan sekali lagi Intiland dengan peserta siswa SD semakin banyak sekali lagi oleh

" Ini program pertama untuk kita. Mudah-mudahan th. depan siswa SD yang dirangkulnya semakin banyak, " imbau Anita.

Dengan program Intiland teduh di Surabaya ini, lanjut Anita, pihaknya menginginkan orang-orang lebih perduli juga akan kebersihan lingkungan supaya lebih asri serta teduh. Karna lingkungan sehat, asri serta teduh bukanlah sekali lagi tanggung jawab pemerintah kota Surabaya atau bu Risma, tetapi semua orang-orang.

" Lingkungan sehat, asri serta teduh bukanlah sekali lagi tanggung jawab pemerintah Kota Surabaya, juga kita jadi warga negara Indonesia, " pungkas Anita.