Ribuan Batang Tanaman Buah Naga Milik Petani Mendalo Indah Kena Hama Penyakit

  • January 12, 2018
  • rudianas

 Petani budidaya tanaman buah naga di RT 09 Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, keluhkan beberapa ribu batang tanaman buah naganya diserang hama penyakit.

Keadaan ini disadari oleh petani budidaya buah naga di Desa Mendalo Indah, telah berjalan mulai sejak th. 2015 kemarin.

Petani mengatakan hama itu dengan kutu batok yang menyerang cairan batang serta cabang tanaman.

Serangan hama penyakit itu buat batang serta cabang tanaman buah naga punya petani jadi menguning serta lama-lama hancur serta membusuk.

Ahmad Subhi, satu diantara petani budidaya tanaman buah naga mengungkap, karena serangan hama itu, produksi buah naga punya petani jadi alami penurunan mencolok.

" Awal mulanya, sekali panen kami dapat memperoleh satu ton lebih harga hp lg buah naga dalam sekali panen, tetapi sesudah terkena penyakit begini, paling cuma dapat bisa 10-30 kg saja. Modal sich telah balik, tetapi untuk melakukan perbaikan atau buat tanaman baru mesti mencari modal sekali lagi, " kata Ahmad Subhi pada TRIBUNJAMBI. COM, Selasa (26/12).

Ahmad Subhi mempunyai beberapa ribu batang tanaman buah naga yang ditanam di tempat seluas 1, 5 hektare kepunyaannya.

Ia mulai menanam buah naga itu pada th. awal th. 2013, pada dua th. pertama produksi agak banyak sesuai sama keinginan.

Tetapi ketika musim kemarau tiba th. 2015 semula hama penyakit menyerang tanamannya.

" Tanaman buah naga ini kan dapat berusia cukup panjang, bila tidak ada hama serta tiang penegaknya tahan, ini dapat bertahan berbuah sampai sepuluh th., " katanya.

Diluar itu, Ahmad Subhi juga mengakui sudah berusaha menyembuhkan tanaman buah naganya itu dari hama penyakit dengan beragam langkah, tetapi akhirnya tetaplah nihil.

" Telah beragam langkah kami kerjakan untuk mengobatinya, tetapi akhirnya tetaplah nihil. Pertama-tama dahulu cabang diserang kami potong lantas kami buang, tapi kemudian beralih sekali lagi ke cabang yang beda, serta bahkan menyerang cabang muda, jadi bagaimana ingin berbuah bila batang serta cabangnya hancur, " tuturnya.

Sekarang ini, Ahmad Subhi cuma dapat pasrah serta membiarkan tanaman buah naganya tidak tertangani sekali lagi.

Diluar itu, ia juga mengatakan tanaman buah naga yang diserang hama itu tidak cuma kepunyaannya, tetapi petani yang beda ada juga bernasib sama kelihatannya, bahkan juga lebih kronis.

" Saya biarlah saja dahulu, ingin ditukar pohon dengan juga bibit yang baru juga beritanya belum juga bisa, kelak yang baru turut diserang juga, terkecuali ada jeda sepanjang dua th., paling kelak saya juga akan cobalah tanam dengan tanaman beda, " katanya.